Endi: Menggunakan Sosial Media untuk Mendapat Penghasilan

13 April 2026

Salah satu penerima beasiswa KEMBALI di Tejakula, Endi menggunakan media sosial untuk bisa menghasilkan uang. Dengan bakatnya di bidang pemasaran dan keahliannya menggunakan TikTok, ia menunjukkan bahwa keberanian, ketekunan dan pendekatan yang tepat dapat mengubah penggunaan media sosial ke arah yang positif. Karena usaha kerasnya, ia bisa menghasilkan uang dan bahkan merenovasi kamar tidurnya melalui endorsemen produk.

Endi tinggal bersama keluarganya yagn sederhana di  Tejakula. Ia tinggal bersama orang tua serta kakaknya. Saat pertama kali berkenalan dengan media sosial, Endi telah melihat kemungkinan penggunaan media sosial selain sebagai hiburan. ia kemudian belajar menggunakannya untuk menghasilkan uang.

Pada awalnya, ia menjadi anggota platform membagikan video, dimana ia bisa mendapatkan penghasilan hanya dengan menonton video dan mengundang orang lain untuk bergabung menjadi anggota. Setelah beberapa lama, ia merasakan kesulitan dalam merekrut pengguna baru.

Menggunakan Media Sosial

Ia menemukan bahwa media sosial juga dapat digunakan untuk menghasilkan uang secara daring dengan cara menjadi affiliate. Ia kemudian membuat akun TikTok dan mulai menjadi affiliate.

“Pada awalnya, saya hanya mengunggah foto-foto pemandangan indah yang saya bubuhi quote dan musik. Kemudian saya mulai mempromosikan skincare untuk laki-laki. Dalam beberapa minggu pertama, saya bisa meletakan keranjang pada video saya. Saat pemirsa mulai bertambah, saya mulai menerima produk untuk endorsement. Selama beberapa minggu, saya mendapatkan banyak tayangan dan mendapatkan penghasilan yang luamyan. Lama kelamaan tayangan malah berkurang. Saya lalu mengganti strategi dengan mempromosikan pakaian sehari-hari. Saya menjadi lebih sibuk dan menerima banyak sample untuk endorse,”  papar Endi .

Dengan penghasilannya, ia bisa merenovasi kamar tidurnya. Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi Endi.

“Setelah itu, saya harus mengikuti job training di Denpasar dan menjadi sangat sibuk. Saya jadi jarang mengunggah video. Meski demikian, saya masih mendapatkan sedikit penghasilan dari program afiliasi. Sekarang saya sudah ada di rumah kembali dan berencana untuk melanjutkan kegiatan tersebut. Saya berharap bisa menghasilkan sebanyak yang sebelumnya.”

Keamanan Siber dalam Bermedia Sosial

Sebagai seorang dewasa muda yang berinterkasi secara daring melalui internet, tentunya ada banyak hal yang harus diperhatikan guna melindungi keamanan diri sendiri dan menghindari resiko yang tidak diinginkan. Untungnya, Endi tidak pernah mengalami hal yang membahayakn dirinya saat berinteraksi dengan orang-orang di dunia maya.

Saya tidak pernah mengalami masalah saat berinteraksi dnegan orang-orang di internet. Sebagian besar orang yang saya temui di internet adalah orang-orang yang suportif. Saya juga sadar bahwa internet bisa saja menjadi tempat yang sangat berbahaya. Syukurnya, saya telah mengikuti pelatihan literasi digital yang diselenggarakan YKIP dan UNBI tahun lalu. Saya belajar banyak dari sana. Ada jejak digital yang tidak akan pernah hilang dan dapat menjadi bumerang bagi kita apabila kita tidak bijak dalam berinteraksi di internet. Saya juga belajar bahwa melindungi data pribadi itu sangat penting dan menghindari mengikuti tautan yang mencurigakan juga akan membantu kita agar terhindar dari bahaya yang terjadi di intenet. Terima kasih sudah memberikan pleajaran berharga dalam interaksi dnegan menggunakan internet,” Endi membagikan pengalamannya.

YKIP bangga atas pencapaian Endi dan berharap yang terbaik untuk masa depannya.

Apabila Anda ingin membantu untuk memberikan kegiatan tambahan serta lokakarya pada para siswa asuh YKIP, jangan ragu untuk menghubungi kami dengan mengirimkan pesan di info@ykip.org.