Wahyuni: Mimpi yang Menjadi Kenyataan

30 Januari 2026

Wahyuni Selalu bermimpi bahwa kesukaannya akan dunia kuliner akan menjadi penopang hidupnya di masa depan. Karena itu, saat menyelesaikan pendidikannya di SMK, ia melanjutkan pendidikannya selama setahun dengan beasiswa dari program Beasiswa Vokasi YKIP. Ia menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2023. Ia menghabiskan wkatunya selama enam bulan pertama untuk belajar di kampus dan enam bulan selanjutnya, ia mempraktekkan kemampuan yang ia dapatkan di sebuah resort bintang lima di Ubud. Setelah wisuda, ia siap untuk bekerja.

Segera setelah wisuda, ia bekerja menjadi pekerja harian di bagian dapur di resort tempatnya magang untuk beberpa bulan. Selanjutnya, ia pindah ke sebuah restauran di Ubud.

Karena kesukaannya akan dunia membuat kue, mendapatkan posisi di dapur pastry merupakan sebuah mimpi yang menjadi nyata. Disana ia bekerja membuat berbagai jenis kue hingga cokelat. Meskipun ia sangat menyukai kegiatan membuat kue dan cokelat,  ia selalu terbuka untuk belajar hal lain. Karena itu, ia tidak pernah berkeberatan saat diperbantukan didapur lain untuk membuat makanan utama saat restauran sedang sibuk.

“Saya sangat bersyukur bahwa ssekarang saya memiliki penghasilan bulanan yang stabil, tapi saya juga ingin memiliki bisnis saya sendiri. Sejak masih duduk di SMA, saya sudah mulai berjualan. Saya menjual kue bolu kepada tetangga dekat rumah saat ada upacara adat. Saya ingin mengembangkan bisnis ini dan berharap bisa memiliki toko kue saya sendiri di masa depan.” Wahyuni menceritakan cita-citanya.

Perubahan Setelah lulus

Setelah mendapatkan pekerjaan impiannya, Wahyuni mengalami perubahan yang cukup signifikan dalam hidupnya. Sekarang ia memiliki penghasilan tetap dan asuransi yang dibayarkan oleh tempat kerjanya. ia juga dapat menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk memperbaiki dapurnya dan memberli peralatan membuat kue. Ditengah kesibukannya bekerja, ia tetap melanjutkan penjualan kue bolu pada para tetannganya saat ada kegiatan upacara adat.  Saat mendekati waktu upacara keagamaan, banyak sekali orang yang memesan kue pada Wahyuni. Terkadang, Wahyuni sampai menolak pesanaan karena banyaknya pesanan yang masuk.

Selain stabilitas pendapatan dan banyaknya pesanan kue yang didapatkannya, Wahyuni kini juga bisa memenuhi berbagai keinginan yang tidak pernah bisa ia capai saat ia masih kecil. Ia juga kini membantu orang tuanya untuk memenuhi kebutuhan bulanan dan biaya upacara adat.

Salah satu pencapaian yang signifikan adalah bisa membnatu orang tuanya untuk membiayai sekolah adiknya di sekolah vokasi selama setahun. Dukungan ini tidak hanya merupakan keberhasilan Wahyuni dalam membantu keluarganya, namun juga merupakan bagian dari pengabdiannya bagi kelaurga.

“Mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan adalah sesuatu yang sangat berharga bagi saya. Dipadukan dengan ketekunan, kesempatan ini bisa membawa kita ke tingkat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Dulu, banyak orang yang emmandang rendah saya dan keluarga saya, tapi saya mengabaikan semuanya dan berusaha menjadi versi yang terbaik bagi diri saya sendiri. Dengan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan selama setahun di bidang tata boga, saya bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan mendukung keluarga saya. Ini merupakan bukti bagaimana pendidikan bisa mengubah kehidupan saya. Terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan untuk saya.” sambung Wahyuni.

Kami sangat bangga atas pencapaian Wahyuni. YKIP juga berharap yang terbaik untuk karier serta bisnis yang sedang dibangunnya. Kami jgua ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada para sponsor dan donatur yang telah membantu kami melanjutkan program beasiswa vokasi. Apabila Anda ingin mensponsori seorang anak dalam program ini, silakan hubungi kami di info@ykip.org.